HEXAHELIX COLLABORATION DALAM MEWUJUDKAN INOVASI BERKELANJUTAN

  • Riza Purnama STISIP Bina Putera Banjar
  • Tina Cahya Mulyatin STISIP Bina Putera Banjar
  • Teguh Anggoro
  • Tofan Ibrahim
Keywords: Hexahelix; Collaboration; Sustainable Innovation; Local Government; Banjar City

Abstract

Sustainable innovation has become a crucial agenda in local governance to enhance competitiveness and improve the quality of public services. The Government of Banjar City faces challenges in developing innovations that are not only short-term but also sustainable and impactful for society. The hexahelix collaboration approach, which involves the government, academia, business sector, community, media, and financial institutions, emerges as a relevant strategy to strengthen the regional innovation ecosystem. This study aims to analyze the hexahelix collaboration model implemented by the Banjar City Government in promoting sustainable innovation. The research employs a descriptive qualitative approach through a review of recent literature and factual data from local policies and programs. The findings indicate that cross-actor collaboration enhances the capacity for regional innovation, although several challenges remain in coordination, resource limitations, and program sustainability. This article highlights the importance of hexahelix synergy in building collaborative governance oriented toward sustainable innovation at the local level.

 

References

Andriani, N., & Pratama, R. (2023). Governance innovation in regional development: A hexahelix perspective. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 15(2), 145–160.
Fauzi, A., & Lestari, D. (2024). Peran akademisi dalam penguatan inovasi daerah berbasis riset. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 11(2), 45–56.
Hidayat, M., & Firmansyah, R. (2024). Kolaborasi dunia usaha dalam pembangunan daerah berkelanjutan. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 8(1), 77–89.
Kurniawan, B., & Sari, M. (2025). Peran lembaga keuangan dalam mendukung ekosistem inovasi daerah. Jurnal Manajemen Keuangan Publik, 9(1), 13–25.
Mahendra, T., & Yuliani, S. (2025). Inovasi daerah dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan Publik, 12(1), 55–70.
Nurhadi, A., & Susanti, F. (2024). Collaborative governance in innovation policy: A study of regional practices. Jurnal Politik dan Pemerintahan, 19(1), 22–34.
Prasetyo, D., & Wulandari, T. (2024). Sustainability and innovation governance in local government. Jurnal Ilmu Administrasi, 21(3), 200–215.
Putri, A., & Ananda, R. (2024). Partisipasi komunitas dalam implementasi model hexahelix.
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 9(2), 33–44.
Rahayu, S., & Purnomo, D. (2023). Model hexahelix dalam tata kelola inovasi daerah. Jurnal Inovasi dan Kebijakan Publik, 7(1), 21–34.
Ramadhan, Y., & Dewi, K. (2023). Peran sektor swasta dalam mendukung inovasi daerah berkelanjutan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Daerah, 18(2), 150–163.
Santoso, H., & Lestari, Y. (2023). Integrasi kebijakan daerah dalam mendukung inovasi kolaboratif. Jurnal Kebijakan Publik, 14(2), 65–78.
Sari, D., & Utami, E. (2025). Kolaborasi multi pihak dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. Jurnal Pembangunan dan Inovasi Daerah, 10(1), 44–59.
Septiani, M., & Hidayah, A. (2024). Academic contributions to regional innovation ecosystems. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan, 14(1), 77–91.
Setiawan, R., & Lestari, P. (2025). Governance and sustainable innovation: The role of local institutions. Jurnal Tata Kelola Daerah, 11(1), 28–41.
Siregar, E., & Lubis, H. (2025). Implementasi kolaborasi hexahelix dalam pembangunan daerah. Jurnal Inovasi Pemerintahan, 13(1), 90–104.
Sutrisno, H., & Handayani, M. (2023). Peran pemerintah daerah sebagai katalisator inovasi.
Jurnal Ilmu Pemerintahan Nusantara, 10(2), 112–124.



Syafitri, D., & Rahman, F. (2023). Kolaborasi pemerintah dan media dalam mendorong inovasi publik. Jurnal Komunikasi dan Kebijakan, 16(2), 134–147.
Utami, R., & Nugroho, A. (2024). Digital transformation in public services: A hexahelix collaboration approach. Jurnal Teknologi dan Pemerintahan, 6(1), 55–68.
Wardani, L., & Nugraha, D. (2024). Strengthening regional competitiveness through collaborative innovation. Jurnal Administrasi Daerah, 20(2), 88–102.
Wibowo, A., & Rahmawati, L. (2023). Peran media dalam mendukung tata kelola kolaboratif.
Jurnal Komunikasi Pembangunan, 15(1), 98–110.
Wijaya, A., & Pramudita, S. (2024). Media strategies in collaborative governance for sustainable innovation. Jurnal Komunikasi dan Inovasi, 12(2), 119–132.
Yuliana, R., & Prasetya, B. (2025). Evaluasi kebijakan inovasi berbasis kolaborasi di daerah.
Jurnal Evaluasi Kebijakan Publik, 8(1), 73–85.
Yuniar, R., & Maulana, I. (2024). Community empowerment and innovation in sustainable governance. Jurnal Sosial dan Pembangunan, 19(2), 101–115.
Published
2026-02-13